- Salah satu adab memohon doa kelancaran rezeki adalah memulai dengan memuji Allah Swt.
- Waktu terbaik untuk berdoa, salah satu yang diyakini paling mustajab adalah waktu sujud dalam salat.
Daftar Isi :
Selain berikhtiar, manusia juga dianjurkan untuk berdoa demi memohon kemudahan, kelancaran, serta keberkahan dalam setiap usaha yang dijalankan. Dalam Islam, doa merupakan wujud tawakal kepada Allah Swt. dengan meyakini bahwa segala rezeki berasal dari-Nya.
Simak beberapa doa pembuka rezeki untuk usaha yang halal beserta maknanya dalam artikel berikut.
Doa Meminta Rezeki dari Usaha yang Halal
Doa menjadi bentuk tawakal setelah melakukan usaha, sebagai pengingat bahwa segala kelancaran dan hasil yang diperoleh berasal dari kehendak Allah Swt. Berikut beberapa doa pembuka rezeki yang bisa Anda pelajari:
1. Doa memohon kelancaran rezeki dan usaha
اَللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِيْ رِزْقًا حَلَالًا وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلَا مَشَقَّةٍ وَلَا ضَيْرٍ وَلَانَصَبٍ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Allahumma innii as aluka an tarzuqanii rizqan halaalan waasi'an thayyiban min ghairita'abin wala masyaqqatin walaa dhoirin wa laa nashabin innaka 'alaa kulli syai in qadiir.
Ya Allah aku memohon kepadamu limpahan rezeki yang halal, luas, baik, dan yang didapat tanpa lelah, memberatkan, membahayakan, dan bersusah payah. Sungguh Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.
2. Doa kemudahan meraih rezeki
اَللّٰهُ لَطِيْفٌۢ بِعِبَادِهٖ يَرْزُقُ مَنْ يَّشَاۤءُۚ وَهُوَ الْقَوِيُّ الْعَزِيْزُ
Allâhu lathîfun bi ‘ibâdihi yarzuqu man yasyâ’(u), wa huwal qawiyyul ‘azîz(u)
Allah maha lembut terhadap hamba-hamba-Nya, Dia memberi rezeki kepada siapa saja yang Ia kehendaki dan dia maha kuat lagi maha perkasa.
3. Doa memohon rezeki yang halal dan baik
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلً
Allahuma innii as-aluka ‘Ilman naafi’a, wa rizqon thoyyiba, wa ‘amalan mutaqobbalaa.
Ya Allah, sungguh aku memohon kepadamu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain, rezeki yang halal dan amal yang diterima.
Baca juga: Doa Awal Tahun & Akhir Tahun Hijriah: Makna, Adab, dan Waktu Membacanya
Adab Memohon Doa Kelancaran Rezeki
Saat berdoa kepada Allah Swt., ada sikap atau adab yang perlu diperhatikan, sebagai bentuk penghormatan dan kesungguhan dalam memohon kepada-Nya. Berikut beberapa adab yang dapat diamalkan:
1. Memulai dengan Memuji Allah Swt. dan Berselawat
Awali doa dengan memuji Allah Swt. serta membaca selawat kepada Nabi Muhammad SAW. Adab ini merupakan salah satu tuntunan yang dianjurkan sebelum menyampaikan permohonan kepada Allah Swt.
2. Berdoa dengan Khusyuk dan Penuh Keyakinan
Panjatkan doa dengan hati yang tulus, penuh harap, dan yakin bahwa Allah Swt. Maha Mendengar setiap doa hamba-Nya. Hindari berdoa dengan hati yang lalai atau terburu-buru.
3. Memohon Rezeki yang Halal dan Berkah
Saat berdoa, utamakan untuk memohon rezeki yang diperoleh melalui cara yang halal, membawa keberkahan, serta bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan orang lain.
4. Berdoa Disertai Ikhtiar
Doa hendaknya diiringi dengan usaha yang sungguh-sungguh. Setelah memohon kepada Allah Swt., teruslah bekerja, berusaha, dan menempuh jalan yang baik sebagai bentuk ikhtiar dalam menjemput rezeki.
5. Menutup Doa dengan Tawakal
Setelah berdoa dan berikhtiar, serahkan segala hasil kepada Allah Swt. dengan penuh tawakal. Percayalah bahwa Allah Swt. akan memberikan rezeki yang terbaik sesuai dengan waktu dan hikmah yang telah ditetapkan-Nya.
Waktu Terbaik untuk Berdoa
Pada dasarnya, doa dapat dipanjatkan kapan saja. Namun, dalam Islam terdapat beberapa waktu yang dianjurkan karena dikenal sebagai waktu mustajab, yaitu waktu yang memiliki keutamaan untuk berdoa. Berikut beberapa waktu di antaranya:
1. Sepertiga Malam Terakhir
Waktu sepertiga malam terakhir diyakini menjadi salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Rasulullah saw. bersabda bahwa pada sepertiga malam terakhir Allah Swt. turun dari langit dan berfirman, “Siapa yang berdoa kepadaku, akan aku kabulkan, siapa yang meminta kepadaku akan kuberi, dan siapa yang memohon ampun, aku ampuni’’.
2. Waktu Sujud dalam Salat
Berdasarkan hadis dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, saw. bersabda, “Adapun ketika rukuk, maka agungkanlah Allah. Sedangkan ketika sujud, maka bersungguh-sungguhlah dalam berdoa, maka doa tersebut pasti dikabulkan untuk kalian.” (HR Muslim, no. 479).
3. Doa Di antara Azan dan Iqamah
Salah satu waktu mustajab untuk berdoa yang kerap tak disadari adalah waktu di antara azan dan iqamah. Pada waktu ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa karena berdoa pada waktu ini diyakini tidak akan tertolak.
4. Saat Turun Hujan
Turunnya hujan merupakan salah satu waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak doa. Hujan dipandang sebagai rahmat dan karunia dari Allah Swt., sehingga momen ini dapat dimanfaatkan untuk memohon berbagai kebaikan, termasuk rezeki yang halal.
5. Di Hari Jumat
Hari Jumat merupakan hari yang memiliki banyak keutamaan dalam Islam. Di dalamnya terdapat satu waktu yang diyakini sebagai saat mustajab untuk berdoa, yaitu waktu ketika doa seorang Muslim berpeluang besar dikabulkan oleh Allah Swt.
Meski ikhtiar sudah dilakukan semaksimal mungkin, namun memohon doa untuk kelancaran segala macam usaha, termasuk mencari rezeki jadi hal yang sangat dianjurkan. Dengan berdoa, seorang Muslim menunjukkan sikap tawakal dan menyadari bahwa segala keberhasilan, kemudahan, serta keberkahan dalam usaha tetap berasal dari Allah Swt.
Tertarik mempelajari topik-topik Islami lainnya? Kunjungi Sharia Knowledge Centre by Prudential Syariah untuk mendapatkan berbagai informasi Islami menarik seputar keuangan, kesehatan, hingga gaya hidup untuk memperluas wawasan Anda.
FAQ (Frequently Asked Questions)